Ini adalah personal blog dari seorang yang bernama Yazid Fahmi. Semua tulisan yang dinamakannya dengan puisi walau pada dasarnya tidak berbentuk puisi itu adalah gambaran pengalamannya semasa hidup dari dia kecil hingga saat sekarang. Semua yang digambarkan dalam bentuk tulisan yang tidak terstruktur itu hanya sedikit kisah yang diingat. Dengan kata lain adalah hal yang berkesan baik itu susah, sedih, senang dan berbagai dinamika kehidupan lainnya yang dia temui.

Saturday, February 16, 2013

Bahasamu Merendahkanmu

Bapak
Anda itu adalah senior
Anda adalah orang yang lebih berilmu
Lebih tua, lebih berpengalaman dan lebih berpengalaman
Namun, kenapa bahasamu seperti kotoran.

Padahal setahuku, buah yang masak biasanya berbau harum
Lalu, apa yang salah dengan Bapak?
Apakah Bapak keburu busuk sebelum masak?
Atau memang busuk dulu baru masak?

Sepertinya waktu tidak cukup untuk membuat anda menjadi lebih baik.
Waktu hanya berlalu sebagai pemangkas umur saja.
Tanpa merasakan kerugian
Dari kerugian karena berkurangnya waktu untuk lebih baik.

Mungkin satu saat Bapak akan sadar.
Bahwa kebenaran itu akan dipercaya dengan kata yang lebih manis.
Kebenaran dengan kata yang busuk
Hanya akan menjadi kata yang ada di udara bebas.
Tanpa masuk dan diserap oleh otak.

Bapak, katamu menyakitiku
Aku memang tidak pintar.
Tapi aku mau belajar
Meski aku tidak mungkin diterima sebagai pembelajar
Jangan ucapkan kata yang merendahkanmu untuk ku
Aku selalu menilai
Aku bukan penilai tapi nilaiku hanya untukku
Aku cukup sadar. Bahwa nantinya aku harus meninggikan kekuranganku dengan kataku

0 comments:

Post a Comment

Labels