Ini adalah personal blog dari seorang yang bernama Yazid Fahmi. Semua tulisan yang dinamakannya dengan puisi walau pada dasarnya tidak berbentuk puisi itu adalah gambaran pengalamannya semasa hidup dari dia kecil hingga saat sekarang. Semua yang digambarkan dalam bentuk tulisan yang tidak terstruktur itu hanya sedikit kisah yang diingat. Dengan kata lain adalah hal yang berkesan baik itu susah, sedih, senang dan berbagai dinamika kehidupan lainnya yang dia temui.
Showing posts with label Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cinta. Show all posts

Tuesday, February 19, 2013

Untukmu Yang Kucari

Aku tak tahu bilakah masa itu tiba.
Suatu waktu di mana aku bisa
Merajut sebuah kisah bersama
Dengan kekasih penawar luka

Bilakah masa itu tiba?
Setiap jawaban pengobat tanya
Seorang wanita pembawa cinta
Di hati yang sedang merana.

Pertanyaan itu terus membunuhku,
Membuat aku tertembak dan diam menunggu
Sebuah jawab tak kunjung terucap dari lidah yang terasa kelu

Bilakah masa itu tiba?
Ketika semua terasa cinta
Ketika duri berganti mawar
Dan merubah penjara sendiri berganti istana.

Terbuang Lagi

Sekali lagi aku terbuang
Sakit memang
Untuk hal yang seharusnya kekal
Harusnya ini berbekas

Tapi kebaikanku tak kunjung berbalas
Aku memang terlalu baik
Aku memang dan memang sempurna
Hingga kebaikanku seakan hanya Cuma

Sampah memang tak ada guna
Ketika manis sudah terkuras
Seperti senjata tanpa adanya perang

Aku adalah bom yang tak terpakai
Kadang meledak di tempat
Kadang basah dan tak bisa meledak.

Bulan itu Kapan Bertamu

Diam aku memandang semu
Ketika senyum membuat kaku
Hidup ini seakan mati
Jika kamu berpaling angkuh.

Aku memang tidak menarik
Aku memang tidak mungkin dilirik
Satu hal yang kamu tak tahu
Aku cinta dengan sebenar cinta

Kamu harusnya sadar
Aku bisa membuat pelangi menjadi memudar

Fikir ku pun melayang jauh
Ke arah sang waktu yang ingin ku tempuh
Masa depan dengan cinta yang penuh
Dengan nyanyian pangeran kecil yang terdengar keluh

Aku Tersakiti Lagi

Ini adalah pengalaman yang kedua
Ketika cinta dirampok sang jaba
Tak mengerti akan hati dan rasa
Manusia terdahulu dengan tulusnya cinta

Kamu tak lebih dari hina
Sebuah kata yang dulunya adalah cinta

Mungkin kamu tak bahagia bersama
Tapi kau harus tahu kita pernah berfikir bersama
Merajut asmara dengan kebenaran rasa
Dengan cinta yang ingin selamanya

Apalah daya aku kembali terbuang
Ketika aku tak terlalu baik sebagai pembanding
Ketika dia lebih ketika bersanding
Ketika cinta sudah jatuh menggelinding

Memang kamu tak pantas
Memang kamu tak Layak berutas

Selamat tinggal wahai wanita
Yang pernah menjadi bidadari rasa
Yang pernah menjadi penghuni fikir rasa

Terima kasih kau tunjukkan semua
Bahwa memang aku tak layak
Tak baik untuk mu
Tak pantas untukku

Labels

  • Cinta (4)